Edugameapp Logo

🌄 Ekspedisi Lapangan: Gerak Parabola

🎒 Selamat datang di lapangan terbuka! Anda akan melakukan percobaan gerak peluru di padang rumput dengan kondisi atmosfer nyata — lengkap dengan angin dan hambatan udara.

1. Area Simulasi — Padang Rumput Terbuka

Canvas di bawah ini merepresentasikan lapangan terbuka dengan langit, matahari, pegunungan di kejauhan, dan rumput hijau. Atur sudut elevasi (θ), kecepatan awal (v₀), dan kondisi atmosfer (angin & hambatan udara) sebelum meluncurkan proyektil.

☀️ CUACA Cerah
💨 KECEPATAN ANGIN 0 m/s
🧭 ARAH ANGIN → Timur
🌡️ SUHU UDARA 25°C
📊 TEKANAN 1 atm

🎛️ Panel Kontrol Ekspedisi

📊 Hasil Pengukuran Telemeter Lapangan:
Waktu Tempuh (t): 0.00 s  |  Tinggi Maks (Ymax): 0.00 m  |  Jarak Jangkau (Xmax): 0.00 m
🌿 Siap di lapangan. Atur parameter, lalu klik LEMPAR untuk meluncurkan proyektil.

2. Logbook Pengamatan Lapangan

📓 Setiap pengukuran tercatat dalam logbook ekspedisi. Bandingkan hasil di lapangan dengan teori!

📋 Tabel 1: Pengaruh Variasi Sudut Elevasi

No Sudut θ (°) Kecepatan v₀ (m/s) Angin (m/s) Waktu t (s) Ymax (m) Xmax (m)
Belum ada data. Gunakan Mode 1 dan catat data.

📋 Tabel 2: Pengaruh Variasi Kecepatan Awal

No Kecepatan v₀ (m/s) Sudut θ (°) Angin (m/s) Waktu t (s) Ymax (m) Xmax (m)
Belum ada data. Gunakan Mode 2 dan catat data.

3. Petunjuk Ekspedisi Lapangan

  1. Pilih Mode Percobaan: Klik tombol "Mode 1" atau "Mode 2" sesuai tujuan pengamatan.
  2. Atur Parameter Fisika: Geser slider sudut (θ) dan kecepatan awal (v₀).
  3. Atur Kondisi Lapangan: Geser slider angin (-10 s/d 10 m/s) dan aktifkan/nonaktifkan hambatan udara untuk simulasi realistis.
  4. Luncurkan Proyektil: Klik tombol 🎯 LEMPAR! Amati lintasan parabola di langit lapangan.
  5. Amati Hasil: Telemeter akan menampilkan waktu tempuh, tinggi maksimum, dan jarak jangkau.
  6. Catat ke Logbook: Klik 📝 Catat Data untuk menyimpan hasil pengukuran.
  7. Bandingkan: Bandingkan hasil di lapangan dengan rumus teori di bagian bawah!
🌬️ Catatan Lapangan:
• Saat hambatan udara aktif, jarak jangkau akan lebih pendek dari teori vakum.
• Angin searah (positif) menambah jarak jangkau, angin berlawanan (negatif) mengurangi.
• Di dunia nyata, semua percobaan dipengaruhi atmosfer — inilah mengapa hasil lapangan ≠ teori vakum!

4. Dasar Teori — Dari Lapangan ke Persamaan

🌄 Pengenalan: Gerak Parabola di Alam

Pernahkah Anda melempar batu ke sungai, menendang bola di lapangan, atau melihat air mancur? Semua itu adalah contoh gerak parabola — gerak yang terjadi ketika sebuah benda dilemparkan ke udara dan hanya dipengaruhi oleh gravitasi (dan di dunia nyata, juga hambatan udara). Sejarah pemahaman gerak parabola dimulai dari Galileo Galilei yang pertama kali menyadari bahwa gerak parabola merupakan perpaduan GLB horizontal dan GLBB vertikal.

📐 Rumus Dasar (Kondisi Vakum/Ideal)

  • Komponen Horizontal (GLB): v₀ₓ = v₀ · cos(θ) → kecepatan konstan
  • Komponen Vertikal (GLBB): v₀ᵧ = v₀ · sin(θ) → dipengaruhi gravitasi
Rumus di Lapangan Ideal (tanpa angin & hambatan udara):
• Xmax = v₀² · sin(2θ) / g
• Ymax = v₀² · sin²(θ) / (2g)
• ttotal = 2v₀ · sin(θ) / g
• g = 9,8 m/s²

🌬️ Pengaruh Kondisi Lapangan Nyata

Di lapangan terbuka, dua faktor tambahan memengaruhi gerak:

  • Hambatan Udara (Drag): Gaya yang berlawanan arah gerak, sebanding dengan v². Menyebabkan jarak jangkau lebih pendek dan lintasan tidak simetris.
  • Angin: Memberikan percepatan horizontal tambahan. Angin searah (+) menambah jarak, angin berlawanan (-) mengurangi jarak.

🎯 Tujuan Praktikum Lapangan

  1. Mengamati gerak parabola dalam kondisi lapangan nyata (dengan opsi hambatan udara & angin).
  2. Membandingkan hasil pengukuran lapangan dengan teori vakum — temukan selisihnya!
  3. Memahami pengaruh sudut elevasi, kecepatan awal, dan kondisi atmosfer terhadap lintasan.

5. Sesi Kuis Interaktif (20 Soal)

Soal 1 / 20  |  Skor: 0

🔑 Daftar Praktikum: